Pages

Showing posts with label A Little Step. Show all posts
Showing posts with label A Little Step. Show all posts

11.10.20

A Little Step - Rekaman Suara

Sore ini aku habiskan waktu untuk membuka album lama kami. Foto, video, juga rekaman suara berhasil membuat aku bernostalgia. Suara 2 orang yang sedang berbunga-bunga, saling cinta. Denger suara kami 5 tahun lalu, rasanya ngga nyangka bisa sampai di titik ini. 

Bismillahirrahmanirrahim.. Moga Alloh merawat kasih sayang dalam hubungan kami berdua. 
Aamiin ya rabbal'aalamiin.. 

31.8.20

A Little Step - The Engagement

"Sehat, neng?" sapa ayahnya sembari aku menjabat tangannya.

30 Agustus 2020. 

Alhamdulillahirobbil'alamiin pagi itu pukul 10.00 keluarga Mas Luthfan tiba di rumah. Ngga ada fotografer, ngga ada dekorasi, hanya rumah yang sengaja di cat ulang agar terlihat bersih, kursi meja yang digeser berganti karpet, snack pasar yang baru beli pagi hari, masakan ala acara seadanya. Acara 3 jam tapi repotnya seminggu sebelum hari H. Hehe. 

Alhamdulillah.. Bismillahirrahmanirrahim.. moga Allah teguhkan niat kami, menikah untuk ibadah. 
Aamiin yaa rabbal'aalamiin.. 

29.7.20

A Little Step - Rencana Lamaran

"xx Agustus ke Kediri." 

Terkejut aku membaca pesan dari dia siang itu. Terharu, bahagia, gugup, finally the time is set and it comes closer. Semakin terang rencana-rencana yang awalnya masih di awang-awang. 

Bismillahirrahmanirrahim, yaa Allah yaa Baari', lancarkanlah.

25.1.20

A Little Step - Rindu

Tiba-tiba aku ingat perjumpaan kami di pintu kedatangan Bandara Soekarno Hatta 25 Desember lalu. I run into him and give a hug. I never forget how our fingers intertwined during the journey heading to his home, telling me to calm down as it is my first time to meet my future parent in law. 

I feel warm and contented. I love you. 

A Little Step - Do I get their blessings ?

Jadi setelah berkunjung ke rumah mas Luthfan, bertemu orang tuanya, aku malah ngerasa minder. Do I get their blessing ?

'udah juga mau lamaran, kenapa mempertanyakan sesuatu yang ngga penting sih,' 

Itu penting tauuuuuuk, entah sih kenapa aku tu seringkali mempertanyakan sesuatu yang mungkin jawabannya akan membuatku sedih. Hadeuh. Entahlah. 

Kenapa aku memikirkan ini ? 

Awalnya baik-baik ajaa, hari pertama aku datang, mereka menyambutku dengan baik, mengajakku ke tempat makan langganan keluarga, etc etc. Hari kedua, disinilah kecanggungan itu terjadiiii. 

You know what, aku engga bantu ibu masak di dapur. Aku bantu cuci piring aja. Aku bantu nyapu dan nyuci piring juga tanpa sepengetahuan orang-orang gituuuu, yha tau lah ya kalo tipikal calon mantu yang diluar sana kan keliatan rajin bangeeeet, sedangkan aku enggaaaaa. Sumpah sih aku kepikiran banget, 'apakah aku jadi bahan omongan mereka juga ya? 'gimana ya menurut ibu, ibu kasih restu ngga ya?' hadeuh, sedih. 

Udah sering aku minta mas Luthfan nanya ke ibunya, kira-kira gimana tanggapan beliau tentang aku, tapi yha jawabannya gitu-gitu aja, jawaban yang berusaha meyakinkan aku. Ujung-ujungnya dia minta aku nanya teh Ayu dan aku maju mundur mau cerita kegelisahanku ke teh Ayu. Hh, sungguh.. 

17.9.19

A Little Step - Rencana-rencana.

September 15, 2019 8:14 PM

"Perlu 50jt aku buat nikahin kamu. Bismillah"

Selepas sholat Isya, terkejut aku baca chat dari dia. Segera aku balas chat itu,

"aamiiin, banyak amat, ngitung darimana ?"
"tuh, reka aja 35juta, sepupu aku 50juta."
"target tinggi boleh tapi ngga usah ngoyo ya, adanya berapa, ya itu aja yang diusahakan. Aku jadi mikir (terkait saudara dia yang banyak, sepupu 41 orang) apa acaranya 2 kali aja ya, kaya temen kamu dulu, akadnya di serang, resepsi di sidoarjo."
"aku juga bilang gitu ke reka tapi katanya dimana-mana akad tuh di rumah cewe."
"iya juga sih, kalo ga gitu acara di kediri yang hadiir beberapa keluarga kamuaja, abis tu baru deh acara di Serang. Tapi yaudah lah masih lama juga. Yang penting ada uangnya. ehe"

Ya Allah, mudahkanlah, ringankanlah, limpahkanlah, ijabahlah...

Aamiin yaa rabbal aalaamiin..

****************************

September 16, 2019 8:09 PM

"Akhir tahun, kamu mau ke ortu kamu atau hadir di nikahan temen kamu ?"
"Ke ortu sayang, kenapa ? kan kamu yg bilang.."
"aku bilang apa ?"
"Berlebihan kalo dateng ke undangan, modalnya 3jt."
"hahaha, aku yg modalin, sekalian ke rumah."
"haa? haaaa? aku kaget. ke rumah kamu ?"
"iya."
"Sebentar aku cerna dulu, duh ketemu ayah ibu kamu niii, degdegan ih kmu nanya gitu, gimana nih aku jadi salting, ada acara apa akhir tahun ? kmu udah cerita ke ibu kmu ?"

Berondongan pertanyaan itu akhirnya dia jawab melalui video call. Hadeuh degdegan euy. Tapi senenggggggg. Akan tiba saatnya aku ketemu camer, aduwh, ga kuat.

13.9.19

A Little Step - Tentang Kamu.

'Vina udah berapa lama deket sama M*** ?'
'5 tahun di Februari nanti teh.'
'Gimana orangnya ?'
'Gimana yaa, tapi yang paling berkesan buat vina sih, mas luthfan selalu tau caranya memandang sesuatu dari sisi positif,' '...Dia banyak ngajarin kebaikan-kebaikan kecil yang kadang ngga terpikirkan sama orang lain.'
'Sebenernya dia peduli banget kok sama orang, cuma caranya beda sama kita pada umumnya, ngga terlalu nunjukin kalo dia care. Teteh salut sama dia mandiri banget. Dia emang tertutup jadi susah buat ngorek-ngorek apa yang sedang dia rasain, suka dipendam sendiri dan ga enak hati buat nyusahin orang. M*** tuh persis kaya ibu, keliatannya cuek padahal care, lembut banget, tapi kalo ngomong nyeplos.'

 Sayang, aku beruntung kenal kamu. 

9.9.19

A Little Step - Kenalan.

Bangun tidur,
kriyip-kriyip,
aku coba raba hpku disamping bantal,
aku intip notifikasi whatsapp dari notif bar.
'mau kenalan (10 unread message)'
'apaan nih grup kenalan, perasaan aku ngga ikut biroperkenalan di twitter,' batinku
aku klik buka..
(~novela r*****, ~mama Adriyan)
"Astaga aku dimasukin grup sama tetehnya mas Luthfan ! Waaaaaaaaa" Jeritku sore hari itu, langsung melek seketika mataku sambil nge-bomb mas Luthfan dengan banyak pertanyaan, wkwk

Oh jadi gini rasanya dikenalin ke salah dua saudaranya pasangan sebagai calon, eak.

Aku masih senyum-senyum sampai saat ini.

19.8.19

Sesederhananya pesta pernikahan tu ngga ada yang sederhana.

Setuju ngga sih ?
Kita sering liat, atau dengar bahwa, 'enak tu di luar negeri, nikahnya ngundang orang-orang terdekat aja, dekorasinya bagus, terasa intimate.' Kenyataannya ? Pernikahan outdoor di Indonesia, dekorasinya aja engga murah. Apalagi dengan table decorations manis ala-ala pernikahan orang luar negeri. Mari kita ambil contoh pernikahan luar negeri dari blog Onefabday : A Floral Fairytale Marquee, ini manis banget dan pernikahan idamanku banget.

11.8.19

Proposal Pengajuan Budget Pernikahan

Judulnya bikin ngakak, hahahaha. Menindaklanjuti keluhan pasangan karena biaya pernikahan yang banyak, akhirnya aku membuat daftar perintilan pernikahan lengkap dengan biayanya. Udah mirip proposal gitu deh ya ampun. Tapi gapapa, dengan begitu apa yang ada di bayanganku engga hanya bayang-bayang aja tapi juga diwujudkan. Oiya, rencana pernikahan yang kami inginkan itu hanya akad dan setelah itu syukuran pernikahan, makan-makan lah istilahnya. Nah, yang diundang juga hanya keluarga besar, tetangga sedikit dan tentu teman dekat kami. Jadi ngga makan banyak biaya, hm meskipun banyak juga. Wkwk. Dan ini masih rencana kami sih, semoga aja orang tua kita manut-manut aja. Aamiin.

9.8.19

Uring-uringan ngomongin pernikahan

"Aku tuh males ngomongin nikah, banyak keluar uang cuma buat 1 hari aja, aku juga ga gitu banyak uang, aku lebih mikirin gimana hidup selanjutnya setelah 1 hari itu"

Deg-degan aku saat dia ngomong begituuuu.
Disini saatnya aku berpikir keras bagaimana caraku mengakomodasi keinginanku namun disamping itu juga mengakomodasi keinginan pasangan yang ngga mau keluar uang banyak untuk hari H. Yha Alloh, se-ngga banyaknya budget nikah tuh pasti banyak ngga sih.. apalagi aku pengen di momen itu bisa kumpul dengan teman-teman dekatku, dekorasi cantik, makanan ngga repotin orang tua, makeup ringan, dress cantik. Hm kok yang aku sebutkan cenderung untuk diriku sendiri ya. Wkwk

Yha Alloh, semoga lapang dan mudah rejeki kami berdua. aamiin